Tonight, I'll talk about something pretty complicated: Love.
What is love? *berasa EXO qaqa*
Jadi, cinta itu perasaan dimana lo ngerasa peduli akan sesuatu atau seseorang dan ngerasa pingin sama seseorang atau sesuatu itu terus-terusan. Love is universal, jadi kalo ada yang bilang "gue cinta lo banget" ke ortu, jangan diketawain. Atau ngomong kayak gitu ke temennya, jangan juga dibilangin homo. Geli banget gitu ya? iyasih. Tapi biarin aja. Kan sayang. <3
Well, what if you love someone that is not either your family or friend?
Boyfriend? Crush?
Menurut gue sih, boleh aja suka sama orang. Wajar kok, apalagi kalo lagi puber-pubernya (lol). Cowok cakep dikit diliatin sampe serius banget, terus boleh aja kalo naksir orang, tapi jangan kayak orang psycho juga sampe stalking dia kemana aja, atau dia ngapain aja. Emang ngga ilfil kalo tiba-tiba liat dia lagi ngupil? -____-. Dan soal pacar........udah lazim banget kayaknya umuran SMA udah ada pacarnya. SMP bahkan SD aja udah punya kok. Terus pasti ada dramanya, terus ditinggalin mewek, galau berhari-hari. Gitudeh. Capek ngga? iya. Doi bakal balik? ngga. belum tentu.
Gue sendiri, pernah juga kok. Tapi main-main semua hahahaha -____- suka beneran sih ya ada, sama org ke-2. yang org ke-1 sm ke-3 ngga terlalu hahahahah
Terus kalo ditanya, my kind of perfect boyfie itu yang kayak apa, ya paling kurang lebihnya tipe2 cewek lain ya. Pinter, baik-baik aja, alim (wuahahahah), cakep. But once again, all those types mean nothing if I fall too deep for someone hahahaha. bener deh, I fall too easily ke orang yang menurut gue emang gue suka. Dan bukan paksaan untuk ini-itu. There's this quote from my favorite K-drama, Reply 1997. Let me quote it for you:
'Liking someone isn’t a choice. It comes from your heart.” – Joon Hee (Reply 1997)So, gue kadang suka sama orang yang mungkin dia ngga terlalu cakep (tapi jangan jelek banget juga) dan ngga terlalu pinter, tapi dia beneran pas dan mau ngertiin gue <3
'It’s not like you can choose who you like.” – Joon Hee (Reply 1997)
Talking about love, pasti pernah ngalamin one-sided love a.k.a cinta satu sisi a.k.a kita suka dia, dia suka yang lain. And i think it's kinda stupid. Really. Soalnya kan kita suka sama orang, tapi dia gasuka balik, ngapain diperjuangin, walaupun dia udah jadi Our It-Guy, yang perfect buat kita yang segala-galanya yang bagus buat kita, yang udah sesuai buat kita. Tapi ternyata bukan buat kita. Mungkin ada sisi buruknya dia yang kita gaktau dan itu berarti kita udah dilindungin sama Yang Di Atas biar gausah tersakiti kan *seh*. Yaudah.
That’s why life’s stupidest thing is a one-sided love. -Tae Woong (Reply 1997)
Tapi, kita suka ngebantah tentang itu semua. Ada kan tuh beberapa quotes yang bilang bahwa kita gaperlu orang yang perfect buat kita, yang penting seseorang itu ada buat kita terus. Ada benernya sih, tapi kalo dia bukan orang yang kita harepin? Kalo bisa kita berusaha suka orang yang awalnya kita gasuka itu. But what if you can't try your best? Still from Reply 1997, here's the complete quote from the quote above.
You have to be content with a dream that’s close. If you chase after one that’s far away, your heart will hurt and your insides will burn. A futile passion only leaves heartache. That’s why life’s stupidest thing is a one-sided love. But the reason that stupid one-sided love is worth trying is… that passion can sometimes make miracles happen… sometimes go the long way around to help you fulfill a dream… and even if it doesn’t allow you to realize that dream, it allows you to linger near it and find happiness.” – Tae Woong (Reply 1997)So it's your decision, eventually; take it or leave it! :)
“They say that people are born with a red string that they can’t see, tied to their pinky fingers, and the end is tied to the one you’re fated to be with. But the thread is twisted this way and that, making it hard to find the other end.” – Yoon Jae (Reply 1997)
No comments:
Post a Comment